Keluar dari mode pengembangan senyap
Legato keluar dari mode pengembangan senyap pada hari Rabu. Perusahaan mengumumkan pendanaan $12 juta dan menunjukkan kacamata AI pertama untuk pendengaran.
Fakta utama:
- produk ini bernama Legato Frames;
- teknologi bantuan pendengaran tertanam di tangkai bingkai;
- peluncuran diperkirakan pada musim gugur ini;
- harga akan menjadi sebagian kecil dari alat bantu dengar tradisional.

Panduan praktis: ini bukan alat bantu dengar di saluran biasa, melainkan perangkat di persimpangan antara kacamata dan bantuan pendengaran. Parameter kuncinya adalah saluran pembelian dan harga dibandingkan alat bantu dengar tradisional.
Bagaimana akustikanya bekerja
Kacamata ini memiliki konstruksi terbuka. Suara tidak disiarkan ke orang sekitar. Sistem dinamis ganda mengarahkan suara ke pemakai. Sistem ini membatalkan suara yang bocor ke luar.
Elemen utama:
- telinga terbuka;
- dua speaker;
- pengarahan suara ke pemakai;
- pembatalan kebocoran;
- pengurangan suara hingga 99% sudah dalam beberapa inci dari telinga;
- sistem akustik proprietary, tumpukan pemrosesan sinyal, dan arsitektur mekanis;
- dirancang untuk pemakaian 16 jam.
Perusahaan berupaya membuat kacamata sekecil dan seringan mungkin. Kriteria untuk perbandingan dengan in-ear: telinga terbuka dan suara terarah. Ini membedakan perangkat dari alat bantu dengar tradisional yang menutup telinga.
Pemrosesan AI versus pendekatan tradisional
Alat bantu dengar tradisional menggunakan mikrofon terarah. Alat ini fokus pada suara dari arah yang dipilih. Di tempat tenang ini berfungsi. Di tempat bising, misalnya di restoran, sulit memisahkan ucapan.
Legato Frames menggunakan sistem AI. Sistem ini membedakan kebisingan latar dan suara. Hanya suara yang diperkuat. Tujuannya adalah membuat percakapan lebih jelas tanpa pengalaman yang melelahkan secara kognitif.
| Pendekatan | Prinsip | Keterbatasan |
|---|---|---|
| Alat bantu dengar tradisional | Mikrofon terarah fokus pada suara dari arah yang dipilih | Di lingkungan bising sulit memisahkan ucapan |
| Legato Frames | AI membedakan kebisingan dan suara, hanya memperkuat suara | Peluncuran diperkirakan pada musim gugur ini |

Kesimpulan: pemrosesan AI membidik kelemahan utama mikrofon terarah — lingkungan bising. Namun efektivitas nyata hanya dapat dinilai setelah peluncuran.
Untuk siapa produk ini ditujukan
Target audiensnya adalah orang dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Ini adalah segmen terbesar orang dengan gangguan pendengaran. Perusahaan ingin membuat bantuan pendengaran lebih terjangkau.
Masalah yang dipecahkan produk:
- biaya alat bantu dengar tradisional;
- kenyamanan;
- stigma.
Produk ini harus terlihat dan terasa seperti kacamata biasa. Produk ini tidak memerlukan kontrol yang harus diutak-atik.
Kriteria pemilihan: jika yang penting adalah ketidakterlihatan, kesederhanaan, dan tidak adanya penyetelan rumit, produk ini membidik skenario tersebut. Produk ini dirancang untuk bekerja sepanjang hari dan di berbagai tempat.
Pendanaan dan tim
Pendanaan sebesar $12 juta berasal dari Neotribe Ventures, Listen, dan Village Global. Sebagian besar dana digunakan untuk pengembangan produk dan pemasaran.
Pendiri:
- Mehul Trivedi;
- Steve Romine.
Mereka berasal dari Bose. Trivedi memimpin penciptaan Bose Frames. Romine memimpin divisi alat bantu dengar. Trivedi kemudian bekerja di EssilorLuxottica. Di sana ia memimpin kacamata pintar dan mengerjakan Meta Ray-Bans. Romine menjadi COO perusahaan Audicus.
Trivedi mempelajari persimpangan teknologi pendengaran dan kacamata pintar. Ia menemukan teknologi tersebut, menghubungi Romine, dan pada akhir 2024 mereka mendirikan Legato.

Kriteria praktis: tim ini menggabungkan pengalaman perangkat wearable, alat bantu dengar, dan kacamata pintar. Ini menjelaskan taruhan pada format bingkai biasa, bukan pada perangkat medis.
Apa yang diubahnya di pasar
Produk ini menempati ceruk antara kacamata biasa dan alat bantu dengar. Produk ini tidak menggantikan diagnosis atau pengobatan. Saat peluncuran, produk ini dapat dibeli melalui optik. Ini membuka akses ke asuransi penglihatan.
Legato Frames menargetkan orang dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang. Perusahaan ingin membuat pendengaran sama umumnya seperti penglihatan.
Kriteria pemilihan: saluran pembelian, kompatibilitas dengan asuransi, dan tidak adanya penyetelan rumit. Kinerja nyata di lingkungan bising dapat dinilai setelah peluncuran, ketika data independen tersedia.



